Papaya

Posted by Sehat Dengan Herbal on Wednesday, March 16, 2011

PAPAYA
Nama latin: Carica papaya L
Nama daerah: Kates; Telo gantung; Gedang
Deskripsi tanaman: Semak berbentuk pohon, pohon dengan batang yang lurus bulat silindris, kadang-kadang bercabang, sebelah dalam berongga serupa spons, tinggi antara 2,5-10 m. Daun bertangkai panjang menyerupai pipa dan helai daunnya berbentuk jari, daun berjejal pada ujung batang dan ujung cabang. Bunganya hampir selalu berkelamin satu dan berumah dua. Bunga jantan pada tandan dan bertangkai panjang, kelopak sangat kecil, mahkota bunga berbentuk terompet. Bunga betina kebanyakan berdiri daun mahkota lepas atau hampir lepas, berwarna putih kekuning-kuningan. Buahnya bulat telur memanjang. Buah pepaya mentah berwarna hijau dan menjadi kuning kemerahan bila sudah masak. Berbiji banyak yang dibungkus selaput berisi cairan, didalamnya berdiri tempel.
Habitat: Bisa ditanam mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 100 m dpl. banyak ditanam di halaman rumah, dikebun dan banyak diusahakan di perkebunan.
Bagian tanaman yang digunakan: Daun ; Biji ; Getah buah ; Akar ; Bunga
Kandungan kimia: Alkaloid papaina; Karpaina; Pseudokarpaina; Glikosida karposid; Saponin; Karisina; Papaina; Papayatimina; Fitoklimasa; Karatinoid; Pektin; Galaktosa; Asam galakturonat
Khasiat: Stomakik; Emenagog; Antelmintik; Anti inflamasi; Antelmintik; Diuretik
Nama simplesia: Caricae Folium

Resep tradisional: 

 
Obat cacing
Akar pepaya 1 jari tangan; Bawang putih 1 umbi; Air 100 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml.
 
Demam dan mulas
Daun pepaya muda segar 1 helai; Daging buah asam secukupnya; Air 100 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml.
 
Haid yang disebabkan karena kecapaian
Daun pepaya muda segar 1-2 helai; Garam sedkit; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.
 
Malaria
Daun pepaya muda segar 1 helai; Meniran 5 tanaman; Air 100 ml, Direbus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml (infus); 1/4 cangkir (pipisan).
 
Nyeri sendi
Akar pepaya(potongan)1/2 botol sirup; Garam dapur 2 sendok makan; Kayu putih 2 sendok makan; Arak secukupnya, Semua ramuan dimasukkan kedalam botol; ditambah arak sampai penuh ; kemudian jemur di panas matahari selama 10 hari, Digosokkan pada sendi-sendi yang sakit; sesaat sebelum tidur.
 
http://tanamanherbal.wordpress.com/?s=Meniran
More aboutPapaya

Keji Beling

Posted by Sehat Dengan Herbal

KEJI BELING
Nama latin: Reulla napifera Zoll Mor
Nama daerah: Daun picah beling; Keci beling; Enyoh kelo
Deskripsi tanaman: Tanaman semak, tinggi 1-2 meter. Batang beruas, bula, berbulu kasar, percabangan monopodial, warna hijau. Daun tunggal, berhadapan, bentuk lanset atau lonjong, tepi beringgit, ujung dan pangkal runcing, [anjang 9-18 cm, lebar 3-8 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk bulir, mahkotabentuk corong, berambut, warna ungu. Buah bulat, warna coklat.
Habitat: Tumbuh liar di ladang pada daerah ternaungi di ketinggian 1-750 m dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Daun
Kandungan kimia: Garam alkali; Asam silikat; Karbonat; Triterpena
Khasiat: Diuretik
Nama simplesia: Reullaea Folium

Resep tradisional: 
 

Kencing batu :

Daun Keji beling 1 gram; daun tembuyung 10 gram; Air 100 ml, Dibuat infus; diseduh; dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; Apabila dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir 

 
Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
KENCING KURANG LANCAR  : Daun segar 25 gram dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air bersih selama 15 merit. Setelah dingin disaring lalu minum sekaligus. Lakukan pada pagi atau siang hari.
BATU KANDUNG KENCING : Segenggam daun keji beling dan 1 tongkol jagung muda dicuci, lalu direbus dengan 2 liter air bersih sampai tersisa 1 liter. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan pagi dan sore hari, masing­-masing I/2 gelas.
BATU KANDUNG EMPEDU : Daun keji beling  segar 5 lembar, daun ungu segar 7 lembar, dicuci bersih lalu di rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas Minum seperti teh
KENCING MANIS : Daun segar 20 ‑ 50 gram, direbus dengan 6 gelas air sampai tersisa 3 gelas, dinginkan, disaring. Minum 3 kali 1 gelas per hari.
BATU GINJAL : Daun keji Beling 50 gram, meniran segar 7 batang, daun ungu 7 lembar.  Dicuci dulu direbus dengan 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas dinginkan, saring, minum 3 kali 2/3 gelas per hari. ATAU Daun keji beling 5 lembar, daun tempuyung segar 5 lembar tongkol jagung 6 buah, dicuci lalu direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, habis dalam sehari.  Lakukan setiap hari sampai rasa sakit menghilang.
SEMBELIT : Ambil 1/2 genggam daun keji  beling segar, cuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.
WASIR : Daun segar 20 ‑ 50 gram, di rebus dengan 6 gelas air sampai tersisa 3 gelas, dinginkan, saring. Minum 3 kali 1 gelas per hari.

http://tanamanherbal.wordpress.com/2007/12/16/keji-beling/


More aboutKeji Beling

Atasi Sakit Ginjal dengan Herbal

Posted by Sehat Dengan Herbal

JAKARTA, KOMPAS.com - Ginjal merupakan salan satu organ dalam tubuh yang memiliki fungsi penting. Ginjal berfungsi untuk menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama air dalam bentuk urine.
Mengingat fungsinya yang sangat penting, maka kesehatan ginjal harus dijaga. Kerusakan kecil sekalipun akan mengganggu organ lainnya, termasuk jantung. Menurut beberapa pakar akupunktur, ginjal memiliki hubungan yang sangat istimewa dengan jantung sehingga jika ginjal bermasalah, maka jantung pun akan bermasalah pula.
Meski ada dua ginjal di dalam tubuh manusia, tidak tertutup kemungkinan ginjal seseorang bisa rusak juga. Gagal ginjal merupakan masalah pada ginjal yang paling ditakuti karena harus melakukan cuci darah terus menerus, atau pilihan lainnya adalah mansplantasi ginjal.
"Untuk orang yang sudah mengalami gagal ginjal hingga harus cuci darah, maka kemungkinannya untuk kembali pulih seperti sedia kala jauh lebih sulit dan tingkat kesembuhannya sangat kecil," kata herbalis Adriana Indrajati ketika dihubungi Warta Kota belum lama ini.
Kalaupun penderita gagal ginjal yang mengalami cuci darah mencoba menggunakan pengobatan herbal. biasanya hanya untuk membantu penderita menguranai frekuensi cuci darahnya.
Perlancar kencing Berbeda dengan orang yang 'hanya' mengalami batu ginjal. Pengidap batu ginjal masih bisa dibantu dengan pengobatan herbal. Beberapa tanaman obat bisa membantu untuk membersihkan batu ginjal yang menyumbat saluran kandung kemih (kalkulus uriner).
Menurut Adriana tanaman obat yang membantu membersihkan batu ginjal di antaranya adalah kumis kucing dan kiji beling. Kedua tanaman ini memiliki efek diuretis yang membantu memperlancar saluran kencing. Juga bisa membantu meluruhkan batu.
Konsumsi herbal bisa meluruhkan batu tetapi tidak secara langsung. Harus dilakukan sedikit demi sedikit hingga besar-benar bersih. Oleh karena itu, terapi herbal untuk penderita batu ginjal bisa dilakukan selama 3-6 bulan. Terapi tergantung  juga pada jenis batu ginjalnya dan ukurannya.
Semakin keras batunya ginjalnya, semakin lama dibersihkan. Ada juga yang bisa dibersihkan hanya dalam waktu dua minggu. Biasanya ini karena jenis batunya sedikit lebih lunak dan tidak besar.
"Tetapi sebaiknya tetap mengonsumsi herbal sampai enam bulan bagi yang sudah menderita batu ginjal, karena walaupun batu sudah keluar, belum tentu bersih di dalammya, sebab biasanya masih ada sisanya," tandas Adriana.
Selain itu, dosis untuk penderita batu ginjal maupun gagal ginjal juga perlu diperhatikan. Dosis tang dikonsumsi penderita tidak boleh berlebih karena justru bisa memperparah kondisi penyakitnya. (wik)

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/22/10232639/Atasi.Sakit.Ginjal.dengan.Herbal
More aboutAtasi Sakit Ginjal dengan Herbal