Tanaman Herbal Untuk Obat Kencing Manis ( Diabetes Mellitus)

Posted by Sehat Dengan Herbal on Thursday, March 17, 2011

Telah terbukti bahwa  pengobatan dengan tanaman herbal dan  dengan mengkombinasikan beberapa treatmen secara medis, mengatur gaya hidup, menjaga makanan ternyata efektif dalam menyembuhkan kencing manis ( Diabetes Mellitus ). Selain itu herbal juga mampu membantu mencegah terjadinya kerudakan pada jaringan dan orang yang berhubungan dengan kestabilan kadar gula dalam darah.
  • Bawang putih. Bawang Putih mampu  mengurangi kadar gula dalam darah, dan merupakan obat herbal yang sangat baik untuk diabetes yang sudah  terlambat.
  • Kacang Buncis. Kacang buncis, telah digunakan sejak zaman kuno sebagai obat untuk diabetes. Itu sebabnya banyak naturopaths merekomendasikan kacang panggang sebagai makanan sehat untuk penderita diabetes.
  • Gymnema. Gynema  memiliki banyak manfaat bagi penderita diabetes. Tidak hanya menurunkan kadar gula darah, tetapi juga dapat menghambat  rasa manis, dan mengurangi keinginan untuk gula. Selain itu ia juga dapat membantu meregenerasi sel-sel di pankreas yang mensekresikan insulin.
  • Kemangi Kudus. Kemangi Kudus juga memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah, dan dipercaya mampu  menurunkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol.
  • Madhuca. Rebusan kulit pohon Madhuca menyembuhkan diabetes. Ia juga membantu menurunkan kadar  gula dalam darah.
  • Ginseng Asia. Ginseng Asia umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional Cina untuk mengobati diabetes. ia mampu  meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas dan meningkatkan jumlah reseptor insulin.ia  juga mampu menurunkan kadar gula dalam darah.
  • Daun Blueberry (Vaccinium myrtillus). Blueberry anthocyanosides juga meningkatkan integritas kapiler, menghambat kerusakan akibat radikal bebas dan meningkatkan nada dari sistem vaskular.
  • Kayu Manis. Kayu manis mampu mengurangi Nafsu makan. Selain itu, kayu manis juga membuat sel-sel lemak lebih responsip terhadap insulin, menghambat radikal bebas yang berbahaya, serta membantu memperlambat komlikasi diabetes.
  • Daun Mangga. Ekstrak daun mangga juga juga bisa damanfaatkan untuk mengobati penyakit Diabetes Mellitus. Selain itu juga bisa disimpan dalam bentuk bubuk.
Source: ezinearticles.com, diabetesmellitus-information.com, holisticonline.com, home-herb-garden.com
More aboutTanaman Herbal Untuk Obat Kencing Manis ( Diabetes Mellitus)

Mengenal tanaman obat untuk penyakit Diabetes Mellitus

Posted by Sehat Dengan Herbal

mahoniMAHONI ( Swietenia mahagoni Jacq. )


Mahoni ditemukan tumbuh liar di hutan jati, di tempat-tempat yang dekat dengan pantai,atau ditanam di tepi jalan sebagai tanaman pelindung. Tanaman ini berasal dari Hindia Barat dan dapat tumbuh subur di pasir payau dekat pantai.
Pohon, tinggi 5-25 m, batangnya bulat, banyak percabangan, kayunya bergetah,dan berakar tunggang. Daun mejemuk menyirip genap. Helaian anak daun berbentuk bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-15 cm. Daun muda berwarna merah, setelah tua menjadi hijau. Bunga majemuk tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. Ibu tangkai bunga berbentuk silindris, berwarna coklat muda. Kelopak bunga lepas satu sama lain, berbentuk seperti sendok, berwarna hijau. Mahkota silindris, berwarna kuning kecoklatan. Benang sari melekat pada mahkota, kepala sari berwarna putih dan kuning kecoklatan.
Mahoni berbunga setelah berumur 7 ( tujuh ) tahun.
Buahnya buah kotak, berbentuk bulat telur, berlekuk lima, berwarna coklat.
Biji pipih, berwarna hitam atau coklat.
Mahoni merupakan pohon penghasil kayu keras dan digunakan untuk keperluan perabot rumah tangga serta barang ukiran.
Mahoni dapat diperbanyak dengan biji.
imagesKUMIS KUCING ( Orthosiphon spicatus B.B.S )

Kumis kucing tumbuh liar di sepanjang anak sungai dan selokan, atau di tanam di pekarangan sebagai tanaman obat dan dapat ditemukan di daerah dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl.
Terna, tahunan, tumbuh tegak, tinggi 50 – 100 cm. Batang berkayu, segiempat agak beralur, beruas, bercabang, berambut pendek atau gundul, berakar kuat.
Daun tunggal, bulat telur, elips atau memanjang, berambut halus, tepi bergigi, ujung dan pangkal runcing, tipis, panjang 2 – 10 cm, lebar 1 – 5 cm, warnanya hijau.
Bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung percabangan, berwarna ungu pucat atau putih, benang sari lebih panjang dari tabung bunga.
Buah berupa buah kotak, bulat telur, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna coklat.
Biji kecil, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam.
Kumis kucing dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang.
sambiloto2SAMBILOTO( Androghapis paniculata [Burm.f] Nees )

Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lembab, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl.
Terna semusim, tinggi 50 – 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat ( kwadrangularis ) dengan nodus yang membesar. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 – 8 cm, lebar 1 – 3 cm. Perhubungan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung ; kecil – kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panjang sekitar 1.5 cm, lebar 0.5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah membujur menjadi 4 keping. Biji gepeng, kecil – kecil, warnanya coklat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.
tapakdaraTAPAK DARA ( Catharanthus roseus [L.] G. Don )

Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah, umumnya ditanam sebagai tanaman hias. Tapak dara bisa tumbuh di tempat terbuka atau terlindung pada bermacam – macam iklim, ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 800 m dpl.
Terna atau semak, menahun, tumbuh tegak, tinggi mencapai 120 cm, banyak bercabang. Batang bulat, bagian pangkal berkayu, berambut halus, warnanya merah tengguli. Daun tunggal, agak tebal, bertangkai pendek, berhadapan bersilang. Helai daun elips, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip, kedua permukaan mengkilap dan berambut halus. Perbungaan majemuk, keluar dari ujung tangkai dan ketiak daun dengan 5 helai mahkota bunga berbentuk terompet, warnanya ada yang putih, merah muda atau putih dengan bercak merah di tengahnya. Buahnya buah bumbung berbulu, menggantung, berisi banyak biji berwarna hitam. Perbanyakan dengan biji, setek batang, atau akar.
pulaiPULAI ( Alstonia scholaris [L.] R. Br. )

Pulai yang termasuk suku Kamboja – kambojaan, tersebar di seluruh Nusantara. Di Jawa pulai tumbuh di hutan jati, hutan campuran dan hutan kecil di pedesaan, ditemukan dari dataran rendah sampai 900 m dpl. Pulai kadang ditanam di pekarangan dekat pagar atau ditanam sebagai pohon hias.
Tanaman berbentuk pohon, tinggi 20 – 25 cm. Batang lurus, diameternya mencapai 60 cm, berkayu, percabangan menggarpu. Kulit batang rapuh, rasanya sangat pahit, bergetah putih. Daun tunggal, tersusun melingkar 4 – 9 helai, bertangkai yang panjangnya 7.5 – 15 mm, bentuknya lonjong sampai lanset atau lonjong sampai bulat telur sungsang, permukaan atas licin, permukaan bawah buram, tepi rata,pertulangan menyirip, panjang 10 – 23 cm, lebar 3 – 7.5 cm, warna hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalam malai yang bergagang panjang, keluar dari ujung tangkai. Bunga wangi berwarna hijau terang sampai putih kekuningan, berambut halus yang rapat. Buah berupa buah bumbung berbentuk pita yang panjangnya 20 – 50 cm, menggantung. Biji kecil, panjang 1.5 – 2 cm, berambut pada bagian tepinya dan berjambul pada ujungnya.
Perbanyakan dengan biji atau setek batang dan cabang.
daun-sendokDAUN SENDOK ( Plantago mayor L. )

Daun sendok merupakan gulma di perkebunan teh dan karet atau tumbuh liar di hutan, ladang, dan halaman berumput yang agak lembab, kadang ditanam dalam pot sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan ini berasal dari daratan Asia dan Eropa, dapat ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 3.300 m dpl. Tumbuhan obat ini tersebar luas di dunia dan telah dikenal sejak dahulu kala serta merupakansalah satu dari 9 tumbuhan obat yang dianggap sakral di Anglo Saxon. Terna menahun, tumbuh tegak, tinggi 15 – 20 cm. Daun tunggal, bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar. Bentuk daun bundar telur sampai lanset melebar, tepi rata atau bergerigi kasar tidak teratur, permukaan licin atau sedikit berambut, pertulangan melengkung, panjang 5 – 10 cm, lebar 4 – 9 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalm bulir yang panjangnya sekitar 30 cm, kecil – kecil, warna putih. Buah lonjong atau bulat telur, berisi 2 – 4 biji berwarna hitam dan keriput. Daun muda bisa dimasak sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji.
rambutanRAMBUTAN ( Nephelium lappaceum L. )


Rambutan banyak ditanam sebagai pohon buah, kadang – kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembab dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2.000 mm. Rambutan merupakan tanaman dataran rendah, hingga ketinggian 300 – 600 m dpl. Pohon dengan tinggi 15 – 25 m ini mempunyai banyak cabang. Daun majemuk menyirip letaknya berseling, dengan anak daun 2 – 4 pasang. Helaian anak daun bulat lonjong, panjang 7,5 – 20 cm, lebar 3,5 – 8,5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, tangkai silindris, warnanya hijau, kerapkali mengering. Bunga tersusun pada tandan di ujung ranting, harum, kecil – kecil, warnanya hijau muda. Bungan jantan dan bunga betina tumbuh terpisah dalam satu pohon. Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 4 – 5 cm, dengan duri tempel yang bengkok, lemas sampai kaku. Kulit buahnya berwarna hijau dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak. Dinding buah tebal. Biji bentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air, rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu. Rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Ada banyak jenis rambutan seperti ropiah, simacan, sinyonya, lebakbulus dan binjei. Perbanyakan dengan biji, tempelan tunas, atau dicangkok.
More aboutMengenal tanaman obat untuk penyakit Diabetes Mellitus

Pegagan

Posted by Sehat Dengan Herbal on Wednesday, March 16, 2011

SINONIM :
Nama Latin        : Hydrocotyle asiatica Linn.
Nama Daerah    : rumput kaki kuda, antanan gede, panegowang, tikusan, pagaga, piduh, kori-kori, gagan-gagan atau kisu-kisu.

KLASIFIKASI :

Bangsa    : Umbilifreales
Suku        : Umbelliferae atau Apiaceae
Marga      : Centella
Jenis        : Centella asiatica (L.) urban.

KEGUNAAN : Dalam pengobatan Alternatif Herbal
Infeksi batu saluran kencing, Kencing keruh, Susah kencing, Pembekakan hati, Campak, Bisul, Mata merah, Batuk darah, Muntah darah, Mimisan, Batuk kering, Demam, Radang amandel, Sakit tenggorok, Bronchitis, Darah tinggi.
More aboutPegagan

Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Gangguan Fungsi Ginjal

Posted by Sehat Dengan Herbal

Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Gangguan Ginjal biasanya dilakukan untuk mengatasi gangguan fungsi ginjal , secara alami, tanaman obat tradisional dapat di pilih sebagai pilihan pengobatan. Beberapa tanaman obat tradisional yang berhasiat mengatasi gangguan fungsi ginjal diantaranya, tapak liman, pegagan, sambloto dan mengkudu. Tanaman obat tersebut mempunyai beberapa fungsi dalam mengatasi gangguan fungsi ginjal seperti antibiotik, anti radang, anti infeksi, antitoksik, peluruh kencing dan juga sebagai penenang.
Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang penting, sedemikian pentingnya sehingga kegagalan fungsi ginjal dapat mengakibatkan fungsi ekskresi terganggu sampai hal fatal seperti kematian. Namun berbagai cara  dapat di lakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan ginjal , diantaranya adalah menjaga pola makan yang sehat dan menghindari obat yang dapat merusak ginjal.
Manusia mempunyai dua buah ginjal , kiri dan kanan. Terletak pada dindig belakang perut kira kira setinggi pinggang, disisi kiri dan kanan tulang masing masing sekitar 140 gram. Bentuk ginjal seperti biji kacang dengan sisi dalamnya disebut hillium menghadap ke tulang belakang. Sisi luarnya berbentuk cembung. Pembuluh pembuluh darah ginjal semuanya masuk dan keluar pada hillium.

Berikut adalah tanaman obat yang bisa digunakan untuk mengobati gangguan fungsi ginjal

Tanaman Obat tradisional Pegagan
Rasanya manis sifatnya sejuk. Khasiatnya yang berhubungan untuk mengatasi gangguan ginjal adalah sifatnya seperti tonik, anti infeksi, anti toksik, peluruh kencing (diuretik ringan), pembersih darah, pereda demam (antipiretik), penenang (sedatif), mempercepat penyembuhan luka dan millenrian pembuluh darah tepi (vasodilator perifer)
Pegagan mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, brahmoside, brahmin side, brahmic acid, madasiatic acis, hydrocotyline, mesoinositol, centellose, carotenoids. Garam mineral ( seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi), zat pahit vellarine dan zat samak.

Tanaman Obat Tradisional Tapak Liman
Rasanya agak pahit dan pedas. Bersifat sebagai astrigen dan sejuk. Khasiatnya yang berhubungan untuk mengatasi gangguan ginjal adalah sebagai pereda demam (anti piretik), antibiotik, anti radang, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan bengkak, penawar racun (detoksisan).
Daun tapak liman mengandung elephantopin, deoxy-elephantopin, isodeoxy-elephant pin, 11-13 dihydro-dioxy-elephant pin, elephantin, epifriedelinol, stigma sterol, draconian 1-ol, lupeol, lupeol acetat.
Bunga : flavoinoda lute Olin 7, glucosidal.
Akar : epiprielinol, lupeol, stigmasterin.

Tanaman Obat Tradisional Pace / Megkudu
Khasiatnya yang berhubungan sengan gangguan ginjal adalah sebagai peluruh kencing, menurunkan tekanan darah, radang ginjal , menurunkan gula darah dalam penderita diabetes (efek hipoglikemik). Mengkudu mengandung senyawa kimia seperti antrakuinon, morindin, asam malat, asam sitrat, glucose, saponin, alkaloid, serotonin, acubin, demnacanthal, antraquinon, L.asperuloside, alizarin, terpenoid, scopoletin, vit C, anti oksidan, mineral, protein, karbohidrat, enzim dan alkaloid.

http://www.roasehat.com/Tips/Tips-Kesehatan/tanamanobat-tradisional-untuk-mengobati-gangguan-fungsi-ginjal.html
More aboutTanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Gangguan Fungsi Ginjal

Kunyit

Posted by Sehat Dengan Herbal

KUNYIT
Nama latin: Curcuma domestica
Nama daerah: Kunir; Kunyir; Koneng; Kunyet; Kuning; Kuneh
Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang basah, tingginya sampai 0,75 m, daunnya berbentuk lonjong, bunga majemuk berwarna merah atau merah muda. Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang berwarna kuning tua atau jingga terang. Perbanyakannya dengan anakan
Habitat: Tumbuh di ladang dan di hutan, terutama di hutan jati. Banyak juga ditanam di perkarangan. dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 2000 m dpl
Bagian tanaman yang digunakan: Rimpang
Kandungan kimia: Tumeron; Zingiberon; Seskuiterpena alkohol; Kurkumin; Zat pahit; Lemak hars; Vitamin C
Khasiat: Kholagog; Stomakik; Antispasmodik; Anti inflamasi; Anti bakteria; Kholeretik
Nama simplesia: Curcumae domesticae Rhizoma
Resep tradisional:
Luka dan kurap
Rimpang kunyit 1 jari; Daun asam 1 genggam; Air sedikit, Dipipis, Tempelkan pada luka dan diganti setiap 3 jam
Mencret
Rimpang kunyit 1/2 jari; Rasuk angin 1/2 sendok teh; Ketumbar 3 biji; Buah kayu ules 1 biji; daun trawas 1 helai, Campuran ditumbuk; ditambah air 115 ml dan dididihkan; kemudian disaring, Diminum pagi dan sore; tiap kali minum 100 ml
Nyeri haid
Rimpang kunyit 1 jari; Ketumbar 7 butir; Cengkih 1 butir; Asam kawak; Biji pala, Campuran ditumbuk; ditambah air 110 ml; dan dididihkan; kemudian disaring, Diminum 1 kali sehari 100 ml
Sakit perut
Kunyit dibakar 1 jari; Kulit batang pulosari 1 jari; Ketumbar 7 biji; Seluruh tanaman patikan cina 1 genggam; Air 1 cangkir, Campuran ditumbuk; ditambah air dan dididihkan sampai diperoleh secangkir; disaring, Bayi umur 5-7 bulan; 1 sendok teh/jam; Anak umur 1-2 tahun; diminum 2 kali sehari; 2 sendok makan; Dewasa; sehari minum 3 kali; 1/2 cangkir

 http://tanamanherbal.wordpress.com/2007/12/16/kunyit/
More aboutKunyit

Meniran

Posted by Sehat Dengan Herbal

MENIRAN
Nama latin: Phyllanthus niruri L.
Nama daerah: Memeniran; Gosau na dungi; Gosau madungi roriha; Daun gendong anak
Deskripsi tanaman: Semak, tanaman semusim, tinggi 20-60 cm. Batang masif, bulat licin, tidak berambut, diameter 3 mm, berwarna hijau. Daun majemuk, berseling, anak daun 15-24, berwarna hijau, bentuk bulat telur, panjang 1,5 cm,lebar 7 mm, tepi rata, ujung tumpul, pangkal membulat. Bunga berwarna putih, tunggal, dekat tangkai anak daun. Buah kotak, bulat, diameter 2 mm, berwarna hijau keunguan. Biji kecil, keras, berwarna coklat.
Habitat: Meniran tumbuh liar di tempat lembab dan berbatu, seperti di sepanjang saluran air, semak-semak. Tumbuhan ini bisa ditemukan di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1000 dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh tanaman
Kandungan kimia: Filantina; Hipofilantina; Kalium; Damar; Tanin
Khasiat: Membersihkan hati; Anti radang; Anti demam; Peluruh dahak; Peluruh haid; Penambah nafsu makan
Nama simplesia: Phyllanthi Herba

http://tanamanherbal.wordpress.com/?s=Meniran
More aboutMeniran

Daun Sendok

Posted by Sehat Dengan Herbal

DAUN SENDOK
Nama latin: Plantago major L.
Nama daerah: Daun urat; Ekor angin; Ekor menjangan; Ki urat; Ceuli uncal; Meloh kiloh; Otot-ototan; Sembung otot; Suri pandak; Sang koba; Terongoat
Deskripsi tanaman: Tumbuhan terna tahunan, berkembang secara luar biasa dengan rimpang tegak, tinggi tanaman 60-80 cm.
Habitat: Tumbuh di tanah yang disinari matahari atau agak teduh, dipinggir-pinggir jalan berumput dan di lapangan rumput, di hutan atau tempat terbuka.
Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tanaman
Kandungan kimia: Lendir; Asam D-galakturonat; Pluntagon; ankobin(glikosid); Nivertin; Emulsin(enzim); Vitamin C; Alkaloida; Tanin; Minyak lemak
Khasiat: Anti inflamasi; Diuretik; Antipiretik; Ekspektoran
Nama simplesia: Plantaginis majoris herba

Resep tradisional:
 
Bisul:
Seluruh tanaman daun sendok 3 tanaman; air 2 gelas, Campuran direbus sampai diperoleh 1 gelas; disaring, Diminum sehari 1 kali 1 gelas.
 
Kudis:
Daun sendok segar 7 lembar; Daun sambiloto segar 7 lembar; air 2 gelas, Campuran direbus hingga diperoleh 1 gelas; disaring, Diminum sehari 2 kali; 1 gelas.
 
Batu ginjal:
Herba daun sendok segar 7 g; Akar alang-alang 7 g; Daun keji beling segar 2 g; Herba kumis kucing segar 6 g; Herba meniran segar 2 g; Air 130 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; apabila dibuat pipisan; diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 14 hari.
 
Hepatitis dan Radang usus:
Herba daun sendok segar 1 genggam; Rimpang temu lawak segar 7 keping; Air secukupnya, Rimpang temu lawak segar disangrai; kemudian dipipis bersama herba daun sendok, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 7 hari sampai 14 hari.
 
Rematik:
Herba daun sendok segar secukupnya; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian yang sakit; diperbaharui setiap 3 jam sekali.
 
Wasir:
Herba daun sendok segar 1 genggam; Daun wungu segar 7 helai; Air 100 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 14 hari.
 
http://tanamanherbal.wordpress.com/?s=Meniran
More aboutDaun Sendok